Kamis, 24 Juli 2014

Satuan turunan SI

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Sistem Internasional Satuan (SI) menspesifikasikan tujuh satuan dasar SI dari semua satuan pengukuran yang terbentuk. Unit-unit lainnya disebut satuan turunan SI dan juga dianggap sebagai bagian dari standar tersebut. Satuan SI mendunia setelah 'Le Système International d'Unités, Prancis memilih untuk menggunakan sistem universal, terpadu dan mandiri-konsisten unit pengukuran yang berdasarkan sistem MKS (meter-kilogram-sekon). Nama dari satuan SI selalu ditulis dalam huruf kecil. Simbol satuan berasal dari nama orang, selalu dengan huruf awal kapital (misalnya, adalah simbol hertz (Hz), tetapi meter menjadi m).


Turunan satuan dengan nama-nama khusus

Satuan dasar dapat dikombinasikan untuk mendapatkan satuan pengukuran besaran lainnya. Sebagai tambahan dari dua satuan tanpa dimensi yaitu radian (rad) dan steradian (sr), 20 satuan turunan lainnya memiliki nama khusus. Nama satuan yang berasal dari satuan dasar SI
Nama satuan yang berasal dari satuan dasar [SI]
Nama Simbol kuantitas Ekuivalen Ekspresi dalam hal satuan dasar SI
hertz Hz frekuensi 1/s s−1
radian rad sudut m/m satuan tak berdimensi
steradian sr sudut ruang m2/m2 satuan tak berdimensi
newton N gaya, berat kg⋅m/s2 kg⋅m⋅s−2
pascal Pa tekanan N/m2 kg⋅m−1⋅s−2
joule J energi, usaha, kalor N•m C•V
W•s
kg⋅m2⋅s−2
watt W daya, fluks radiant J/s V⋅A
kg⋅m2⋅s−3
coulomb C muatan listrik s⋅A s⋅A
volt V tegangan listrik, beda potensial, gaya gerak listrik W/A J/C
kg⋅m2⋅s−3⋅A−1
farad F kapasitansi C/V kg−1⋅m−2⋅s4⋅A2
ohm Ω hambatan, Impedansi, reaktansi V/A kg⋅m2⋅s−3⋅A−2
siemens S konduktansi, admitansi 1/Ω A/V
kg−1⋅m−2⋅s3⋅A2
weber Wb fluks magnet J/A kg⋅m2⋅s−2⋅A−1
tesla T kuat medan magnet, kerapatan fluks magnet V⋅s/m2 Wb/m2
N/(A•m)
kg⋅s−2⋅A−1
henry H induktansi V⋅s/A Wb/A
kg⋅m2⋅s−2⋅A−2
celsius °C suhu relatif terhadap 273,15 K K - 273.15 K - 273.15
lumen lm fluks cahaya cd⋅sr cd
lux lx Iluminansi lm/m2 m−2⋅cd
becquerel Bq peluruhan radioaktif (peluruhan per satuan waktu) 1/s s−1
gray Gy dosis terserap (pada radiasi pengion) J/kg m2⋅s−2
sievert Sv dosis ekuivalen (pada radiasi pengion) J/kg m2⋅s−2
katal kat aktivitas katalis mol/s s−1⋅mol
Satuan umum lainnya, seperti liter, bukan merupakan satuan SI, tetapi diterima untuk digunakan dengan SI .

Satuan tambahan

Hingga 1995, SI mengelompokkan radian dan steradian sebagai unit tambahan, tetapi penunjukan ini ditinggalkan dan unit dikelompokkan sebagai satuan turunan.

Satuan dan Kuantitas lainnya

Satuan Turunan Si

Lihat pula


Selasa, 08 Oktober 2013

Hampir 400 orang di wilayah barat laut Cina, Xinjiang, telah ditangkap dan diinterogasi dengan tuduhan menyebarkan rumor online, lapor media pemerintah Cina.
Dari 26 Juni sampai 31 Agustus, 110 orang ditahan dan 164 menerima peringatan, lapor Xinjiang Daily dikutip BBC (8/10/2013).
Para tahanan dituduh menyebarluaskan paham “ekstrimisme” dan materi yang “mengancam stabilitas”, klaim laporan tersebut.
Xinjiang merupakan rumah bagi sebagian besar Muslim Uighur yang menjadi minoritas di negara Cina.
Xinjiang Daily yang menjadi corong komite Partai Komunis lokal, mengklaim peningkatan pesat dari pengguna internet di Xinjiang telah menyaksikan peningkatan penyebaran paham “ekstrimisme” secara online.
Laporan tidak menyebutkan apakah para tahanan tersebut ada yang dibebaskan atau tidak.  Para korban penahanan termasuk guru sekolah dasar di Kashgar dan petani di Hotan.
Dixat Raxit, juru bicara Kongres Uighur Dunia, sebuah organisasi payung dari kelompok Uighur mengatakan kepada BBC bahwa orang-orang ini hanya mencoba untuk mengekspresikan ketidakpuasan mereka dengan pemerintah Cina.
“Mereka ditangkap karena mereka menggunakan internet untuk mengekspos kebenaran tindakan kekerasan otoritas Cina di Xinjiang yang ditutup-tutupi,” ujarnya.
Penahanan itu merupakan bagian dari operasi keamanan yang terus berlanjut di Xinjiang.  Menurut laporan media, sedikitnya 100 orang (kebanyakan Muslim-red) telah tewas dalam bentrokan di wilayah tersebut sepanjang tahun ini.
Muslim Uighur telah lama mengalami diskriminasi di bawah pemerintahan Beijing.  Bulan lalu, presiden Xi Jinping telah bersumpah akan melanjutkan perang melawan apa yang ia sebut sebagai separatisme, terorisme dan ekstrimisme agama.
Tetapi kelompok-kelompok HAM menuduh Beijing membesar-besarkan ancaman teroris untuk membenarkan kebijakan keamanan mereka yang tangguh.  (haninmazaya/arrahmah.com)

- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2013/10/09/otoritas-kafir-cina-tangkap-ratusan-muslim-wilayah-xinjiang.html#sthash.4kYbBP93.dpuf
Hampir 400 orang di wilayah barat laut Cina, Xinjiang, telah ditangkap dan diinterogasi dengan tuduhan menyebarkan rumor online, lapor media pemerintah Cina.
Dari 26 Juni sampai 31 Agustus, 110 orang ditahan dan 164 menerima peringatan, lapor Xinjiang Daily dikutip BBC (8/10/2013).
Para tahanan dituduh menyebarluaskan paham “ekstrimisme” dan materi yang “mengancam stabilitas”, klaim laporan tersebut.
Xinjiang merupakan rumah bagi sebagian besar Muslim Uighur yang menjadi minoritas di negara Cina.
Xinjiang Daily yang menjadi corong komite Partai Komunis lokal, mengklaim peningkatan pesat dari pengguna internet di Xinjiang telah menyaksikan peningkatan penyebaran paham “ekstrimisme” secara online.
Laporan tidak menyebutkan apakah para tahanan tersebut ada yang dibebaskan atau tidak.  Para korban penahanan termasuk guru sekolah dasar di Kashgar dan petani di Hotan.
Dixat Raxit, juru bicara Kongres Uighur Dunia, sebuah organisasi payung dari kelompok Uighur mengatakan kepada BBC bahwa orang-orang ini hanya mencoba untuk mengekspresikan ketidakpuasan mereka dengan pemerintah Cina.
“Mereka ditangkap karena mereka menggunakan internet untuk mengekspos kebenaran tindakan kekerasan otoritas Cina di Xinjiang yang ditutup-tutupi,” ujarnya.
Penahanan itu merupakan bagian dari operasi keamanan yang terus berlanjut di Xinjiang.  Menurut laporan media, sedikitnya 100 orang (kebanyakan Muslim-red) telah tewas dalam bentrokan di wilayah tersebut sepanjang tahun ini.
Muslim Uighur telah lama mengalami diskriminasi di bawah pemerintahan Beijing.  Bulan lalu, presiden Xi Jinping telah bersumpah akan melanjutkan perang melawan apa yang ia sebut sebagai separatisme, terorisme dan ekstrimisme agama.
Tetapi kelompok-kelompok HAM menuduh Beijing membesar-besarkan ancaman teroris untuk membenarkan kebijakan keamanan mereka yang tangguh.  (haninmazaya/arrahmah.com)

- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2013/10/09/otoritas-kafir-cina-tangkap-ratusan-muslim-wilayah-xinjiang.html#sthash.4kYbBP93.dpuf
Hampir 400 orang di wilayah barat laut Cina, Xinjiang, telah ditangkap dan diinterogasi dengan tuduhan menyebarkan rumor online, lapor media pemerintah Cina.
Dari 26 Juni sampai 31 Agustus, 110 orang ditahan dan 164 menerima peringatan, lapor Xinjiang Daily dikutip BBC (8/10/2013).
Para tahanan dituduh menyebarluaskan paham “ekstrimisme” dan materi yang “mengancam stabilitas”, klaim laporan tersebut.
Xinjiang merupakan rumah bagi sebagian besar Muslim Uighur yang menjadi minoritas di negara Cina.
Xinjiang Daily yang menjadi corong komite Partai Komunis lokal, mengklaim peningkatan pesat dari pengguna internet di Xinjiang telah menyaksikan peningkatan penyebaran paham “ekstrimisme” secara online.
Laporan tidak menyebutkan apakah para tahanan tersebut ada yang dibebaskan atau tidak.  Para korban penahanan termasuk guru sekolah dasar di Kashgar dan petani di Hotan.
Dixat Raxit, juru bicara Kongres Uighur Dunia, sebuah organisasi payung dari kelompok Uighur mengatakan kepada BBC bahwa orang-orang ini hanya mencoba untuk mengekspresikan ketidakpuasan mereka dengan pemerintah Cina.
“Mereka ditangkap karena mereka menggunakan internet untuk mengekspos kebenaran tindakan kekerasan otoritas Cina di Xinjiang yang ditutup-tutupi,” ujarnya.
Penahanan itu merupakan bagian dari operasi keamanan yang terus berlanjut di Xinjiang.  Menurut laporan media, sedikitnya 100 orang (kebanyakan Muslim-red) telah tewas dalam bentrokan di wilayah tersebut sepanjang tahun ini.
Muslim Uighur telah lama mengalami diskriminasi di bawah pemerintahan Beijing.  Bulan lalu, presiden Xi Jinping telah bersumpah akan melanjutkan perang melawan apa yang ia sebut sebagai separatisme, terorisme dan ekstrimisme agama.
Tetapi kelompok-kelompok HAM menuduh Beijing membesar-besarkan ancaman teroris untuk membenarkan kebijakan keamanan mereka yang tangguh.  (haninmazaya/arrahmah.com)

- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2013/10/09/otoritas-kafir-cina-tangkap-ratusan-muslim-wilayah-xinjiang.html#sthash.4kYbBP93.dpuf